Hair

Kebiasaan Sederhana Agar Rambut Tetap Sehat

Rambut sehat tidak hanya bergantung pada produk perawatan saja. Ada beberapa kebiasaan sederhana sehari-hari yang bisa dilakukan untuk membuat rambut tetap kuat, tidak mudah patah, dan terlihat berkilau.
Image 01 / 05.

Rambut yang terlihat sehat biasanya tidak hanya soal tampilannya, tetapi juga bagaimana kondisinya dari waktu ke waktu. Karena itu, merawat rambut menjadi bagian penting dari rutinitas sehari-hari, terutama untuk menjaganya tetap kuat, lembut, dan berkilau.

Rutinitas merawat rambut sering kali lebih berfokus pada produk yang digunakan. Padahal, cara memperlakukan rambut sehari-hari juga punya peran penting. Mulai dari cara menyisir, mengikat, hingga mengeringkannya, kebiasaan-kebiasaan kecil ini bisa memengaruhi kondisi rambut. Jika dilakukan dengan cara yang kurang tepat secara terus-menerus, rambut bisa menjadi lebih kering, rapuh, dan mudah rusak.

Dilansir dari Real Simple, sejumlah dermatolog dan ahli restorasi rambut merekomendasikan beberapa kebiasaan yang bisa diterapkan tanpa harus mengubah rutinitas secara drastis. 

Cara Menyisir dan Keramas yang Tepat

Menurut Kristina Collins, MD., dokter kulit bersertifikasi di Austin, Texas, menyisir rambut dapat membantu merangsang sirkulasi di kulit kepala sekaligus mengangkat sel kulit mati, minyak berlebih, dan sisa produk yang menumpuk. Ia juga menyarankan penggunaan wide-tooth comb atau sisir detangling yang lembut untuk meminimalkan tarikan pada rambut 

Selain cara menyisir, kebiasaan saat keramas juga perlu diperhatikan. Fokuskan sampo pada kulit kepala untuk membersihkan minyak dan kotoran. Sementara itu, kondisioner sebaiknya digunakan dari bagian tengah hingga ujung karena area tersebut cenderung lebih kering dan mudah rusak.

Tak hanya produk yang digunakan, suhu air pun ikut berpengaruh. Air yang terlalu panas dapat membuat kulit kepala lebih kering dan memicu iritasi. Gunakan air suam-suam kuku dan hindari suhu yang terlalu ekstrem saat membilas. 

Setelah keramas, hindari menggosok rambut dengan handuk secara kasar. Rambut lebih rapuh saat basah sehingga gesekan berlebihan dapat membuatnya kusut dan mudah patah. Sebaiknya, tekan atau peras perlahan menggunakan handuk microfiber untuk menyerap air.

Hindari Kebiasaan yang Merusak

Paparan sinar matahari juga bisa memengaruhi kondisi rambut. Radiasi UV dapat merusak protein pada batang rambut dan membuatnya lebih kering. Karena itu, saat banyak beraktivitas di luar ruangan, gunakan topi atau produk dengan perlindungan UV untuk membantu mengurangi paparan langsung.

Selain melindungi dari luar, kondisi rambut juga dipengaruhi oleh apa yang masuk ke tubuh. Pastikan kebutuhan protein, zat besi, zinc, vitamin D, vitamin B, dan asam lemak omega-3 terpenuhi melalui pola makan yang seimbang. Rambut tersusun terutama dari keratin, sehingga asupan nutrisi yang cukup penting untuk mendukung pertumbuhannya.

Hal lain yang sering luput diperhatikan adalah cara mengikat rambut. Ponytail atau bun yang terlalu kencang dapat terus menarik akar rambut. Jika dilakukan berulang, kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko traction alopecia. Pilih ikat rambut berbahan lembut dan hindari gaya yang membuat kulit kepala terasa tertarik.

Perawatan pun sebaiknya tetap diperhatikan hingga menjelang tidur. Pastikan rambut sudah kering karena rambut yang masih basah lebih mudah rusak akibat gesekan. Menggunakan sarung bantal berbahan satin atau sutra juga bisa membantu mengurangi gesekan saat tidur.

Tidak perlu mengubah semua kebiasaan sekaligus. Mulailah dari hal-hal kecil, seperti menyisir dengan lebih lembut, tidak mengikat terlalu kencang, dan memperhatikan cara mengeringkan rambut. Jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga rambut tetap sehat dalam jangka panjang.

The Bespoke Letter

Elevating Everyday Living

A premium, timeless media platform grounded in clinical expertise and woven with high-end lifestyle inspiration.

By subscribing you agree to receive editorial updates from Bespoke Beauty. Unsubscribe anytime.