Wellness

Colon Hydrotherapy, Tren Cuci Usus yang Kembali Populer

Colon hydrotherapy atau cuci usus kembali menarik perhatian di tengah tren wellness yang semakin beragam. Prosedur ini dipercaya dapat membuat perut terasa lebih ringan dan membantu pencernaan, tetapi manfaat serta risikonya tetap perlu dipahami sebelum mencobanya.
Image 01 / 05.

Tren wellness kini tidak hanya berkaitan dengan olahraga, pola makan sehat, atau meditasi. Berbagai perawatan yang menawarkan tubuh terasa lebih ringan dan segar juga semakin mudah ditemukan, termasuk perawatan yang berfokus pada kesehatan pencernaan.

Salah satunya adalah colon hydrotherapy, yang lebih dikenal sebagai cuci usus. Prosedur ini dilakukan dengan mengalirkan air ke dalam usus besar melalui selang yang dimasukkan melalui rektum. Air kemudian dialirkan ke dalam usus untuk membantu mengeluarkan feses. Prosedur ini juga dikenal sebagai colonic cleansing atau colonic irrigation

Cuci usus semakin dikenal karena sering dikaitkan dengan berbagai manfaat, seperti membantu melancarkan pencernaan, mengurangi rasa penuh pada perut, hingga mendetoksifikasi tubuh. Sebagian orang juga memilihnya sebagai bagian dari rutinitas wellness.

Dilansir dari Medical News Today, Saurabh Sethi, M.D., MPH, seorang gastroenterolog,  menjelaskan bahwa prosedur ini memang bertujuan mengeluarkan limbah dari usus besar dengan bantuan air. 

Meski sering dianggap serupa, colon hydrotherapy berbeda dari persiapan sebelum kolonoskopi. Dalam persiapan kolonoskopi, dokter biasanya memberikan obat pencahar yang diminum untuk membersihkan seluruh bagian usus agar dapat diperiksa dengan jelas. Prosedur tersebut dilakukan untuk kebutuhan medis dan mengikuti petunjuk dokter.

Manfaat dan Risiko yang Perlu Dipertimbangkan

Sebagian orang mungkin merasa perut lebih lega setelah menjalani cuci usus karena isi usus telah dikeluarkan. Namun, rasa ringan tersebut tidak berarti tubuh telah terbebas dari racun. Menurut Medical News Today, belum ada bukti ilmiah yang cukup bahwa colon hydrotherapy dapat membersihkan tubuh atau meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Prosedur ini juga memiliki risiko. Efek samping yang dapat muncul antara lain kram perut, kembung, diare, mual, pusing, dan iritasi pada area rektum. Pada kondisi yang lebih serius, dapat terjadi dehidrasi, infeksi, gangguan elektrolit, hingga robekan pada usus.

Orang dengan penyakit jantung, gangguan ginjal, penyakit radang usus, divertikulitis, atau riwayat operasi usus perlu lebih berhati-hati karena memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi. Jika mengalami sembelit atau perubahan pola buang air besar yang berlangsung terus-menerus, sebaiknya cari tahu penyebabnya terlebih dahulu dan berkonsultasi dengan dokter.

Cuci usus memang menjadi salah satu tren wellness yang menarik perhatian, tetapi manfaatnya tidak selalu sesuai dengan klaim yang beredar. Colon hydrotherapy sebaiknya tidak dianggap sebagai kebutuhan rutin untuk menjaga kesehatan pencernaan. Jika ingin mencobanya, pahami prosedur dan risikonya terlebih dahulu, terutama jika memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Tags
The Bespoke Letter

Elevating Everyday Living

A premium, timeless media platform grounded in clinical expertise and woven with high-end lifestyle inspiration.

By subscribing you agree to receive editorial updates from Bespoke Beauty. Unsubscribe anytime.