Tips Membersihkan Sisir agar Rambut dan Kulit Kepala Tetap Sehat

Mencuci rambut sudah menjadi bagian dari rutinitas perawatan sehari-hari. Namun, ada satu benda yang sering luput dibersihkan, padahal hampir setiap hari digunakan, yaitu sisir.
Sekilas, sisir mungkin hanya terlihat dipenuhi helaian rambut yang tersangkut. Padahal, di sela-sela sisir juga bisa menumpuk minyak alami dari kulit kepala, debu, sel kulit mati, serta sisa produk seperti hairspray dan dry shampoo.
Dilansir dari Real Simple, kotoran tersebut dapat menempel kembali pada rambut yang sudah dicuci ketika sisir digunakan. Akibatnya, rambut bisa lebih cepat terasa lepek dan kulit kepala berisiko mengalami iritasi.
Seberapa Sering Sisir Perlu Dicuci?
Idealnya, sisir dibersihkan secara menyeluruh sekitar satu kali seminggu. Menurut William Gaunitz, FWTS, ahli trikologi mengatakan, frekuensi ini bisa menjadi patokan untuk menjaga sisir tetap bersih.
Namun, kebutuhan setiap orang tidak selalu sama. Jika sering menggunakan produk penata rambut, memiliki kulit kepala berminyak, atau menyisir rambut berkali-kali dalam sehari, sisir mungkin perlu dibersihkan lebih sering. Sebaliknya, bagi yang jarang menggunakannya, membersihkan sisir setiap dua minggu bisa menjadi pilihan.
Selain mencucinya, jangan lupa membuang helaian rambut yang tersangkut setelah menyisir atau ketika jumlahnya mulai terlihat banyak. Kebiasaan sederhana ini membantu mencegah rambut dan kotoran menumpuk di sela-sela gigi sisir.
Cara yang Tepat Membersihkannya
Membersihkan sisir sebenarnya tidak sulit dan tidak membutuhkan banyak perlengkapan. Langkah pertama, singkirkan semua rambut yang tersangkut menggunakan jari atau alat bantu yang sesuai.
Setelah rambut yang tersangkut dibuang, rendam sisir dalam air panas yang sudah dicampur sabun lembut selama 10–15 menit. Menurut William Gaunitz, sebaiknya gunakan sabun tanpa pewangi yang tidak meninggalkan sisa pada sisir.
Setelah direndam, bersihkan kembali rambut dan kotoran yang masih menempel menggunakan jari. Pastikan bagian sela-sela sisir juga sudah bersih, lalu biarkan mengering secara alami semalaman sebelum digunakan kembali.
Meski begitu, perhatikan bahan sisir sebelum merendamnya. Sisir berbahan kayu atau yang memiliki bagian khusus mungkin tidak cocok direndam terlalu lama. Jika ada petunjuk perawatan dari produsen, ikuti panduan tersebut agar sisir tidak cepat rusak.
Setelah selesai, bilas hingga bersih, kemudian keringkan dengan baik sebelum digunakan kembali.
Membersihkan sisir mungkin terlihat sepele, tetapi kebiasaan ini membantu menjaga alat perawatan rambut tetap bersih. Jadi, selain rutin mencuci rambut dan memilih produk yang sesuai, jangan lupa memberi perhatian pada sisir yang digunakan setiap hari.



