Tips Memakai Eyeliner untuk Pemula

Eyeliner menjadi salah satu produk makeup yang dapat mengubah tampilan mata dalam waktu singkat. Garis tipis di sepanjang bulu mata bisa membuat mata terlihat lebih tegas, sementara bentuk wing dapat memberikan kesan mata yang lebih terangkat.
Meski begitu, mengaplikasikan eyeliner tidak selalu mudah, terutama bagi pemula. Garis yang terlalu tebal, bentuk kanan dan kiri yang tidak seimbang, atau tangan yang kurang stabil sering membuat prosesnya terasa lebih rumit.
Dalam artikel Byrdie berjudul “10 Eyeliner Tips for Beginners, Straight From the Pros”, sejumlah makeup artist membagikan teknik sederhana agar pemula dapat lebih nyaman menggunakan eyeliner.
Mulai dari Sudut Luar Mata
Salah satu cara yang bisa dicoba adalah memulai aplikasi dari sudut luar mata, terutama jika ingin membuat wing. Dengan begitu, bentuk ujung eyeliner dapat ditentukan terlebih dahulu sebelum garisnya disambungkan ke bagian tengah dan dalam mata.
Agar mata terlihat lebih terangkat, buat ujung wing sedikit mengarah ke atas mengikuti bentuk alami mata. Tidak perlu terlalu panjang. Wing yang pendek dan tipis justru lebih mudah dikontrol, terutama bagi pemula.
Agar hasil kedua mata lebih seimbang, buat garis secara perlahan dan periksa bentuknya sebelum menambahkan ketebalan. Lebih mudah menambah produk sedikit demi sedikit daripada harus memperbaiki garis yang sudah terlalu tebal.
Pilih Formula yang Mudah Dikontrol
Jenis eyeliner juga dapat memengaruhi kemudahan aplikasi. Pensil eyeliner atau gel liner dengan kuas bersudut biasanya lebih mudah digunakan oleh pemula karena teksturnya memungkinkan garis dibuat secara bertahap.
Sementara itu, liquid liner dengan aplikator tipis membutuhkan tangan yang lebih stabil. Produk ini tetap bisa digunakan, tetapi sebaiknya tidak menjadi pilihan pertama jika belum terbiasa membuat garis presisi.
Sebelum mengaplikasikan eyeliner, gunakan eye primer untuk membantu membuat permukaan kelopak mata terasa lebih siap. Primer juga dapat membantu eyeliner menempel lebih baik dan mengurangi kemungkinan produk mudah bergeser.
Gunakan Guratan Pendek
Daripada menarik satu garis panjang sekaligus, coba buat eyeliner dengan beberapa guratan pendek. Cara ini membuat tekanan tangan lebih mudah dikontrol dan membantu menghasilkan garis yang lebih rata.
Aplikasikan produk sedikit demi sedikit di sepanjang garis bulu mata. Jika terdapat bagian yang masih kosong, isi kembali dengan guratan kecil sampai mendapatkan bentuk yang diinginkan.
Untuk tampilan yang lebih natural, garis eyeliner tidak harus dibuat terlalu tebal. Garis tipis yang mengikuti bentuk mata sudah cukup untuk memberikan definisi.
Coba Teknik Tightlining
Pemula yang ingin mendapatkan tampilan mata lebih tegas tanpa eyeliner yang terlihat terlalu jelas dapat mencoba teknik tightlining. Teknik ini dilakukan dengan mengaplikasikan eyeliner di sela-sela akar bulu mata bagian atas.
Hasilnya membuat garis bulu mata terlihat lebih penuh dan mata tampak lebih terdefinisi. Gunakan produk dengan hati-hati agar tidak mengenai bagian dalam mata secara berlebihan.
Jika mata mudah berair atau sensitif, hentikan penggunaan apabila muncul rasa perih, gatal, atau kemerahan.
Rapikan dengan Cotton Bud
Kesalahan kecil saat memakai eyeliner adalah hal yang wajar. Tidak perlu langsung menghapus seluruh riasan mata ketika garis terlihat kurang rapi.
Gunakan cotton bud yang sudah diberi sedikit micellar water atau makeup remover untuk membersihkan bagian yang melebar. Cara ini juga dapat membantu mempertegas ujung wing tanpa mengganggu eyeshadow di sekitarnya.
Yang tidak kalah penting, berikan waktu untuk berlatih. Membuat eyeliner yang rapi membutuhkan koordinasi tangan dan mata, sehingga hasilnya mungkin belum sempurna pada percobaan pertama. Dengan mencoba teknik yang sesuai dan menggunakan produk yang mudah dikontrol, proses belajar akan terasa lebih nyaman.



