Cottage Cheese, Keju Sederhana dengan Protein yang Menarik

Belakangan, cottage cheese belakangan ini sering muncul di berbagai resep yang beredar di media sosial. Keju putih bertekstur lembut ini diolah menjadi toast topping, saus cocolan, campuran smoothie, sampai hidangan manis. Rasanya yang cenderung ringan membuatnya mudah dipadukan dengan makanan lain.
Yang membuat tren ini semakin menarik adalah kandungan proteinnya. Cottage cheese memang punya profil nutrisi yang cukup berbeda dari bayangan tentang keju pada umumnya.
Tinggi Protein, Mudah Masuk ke Menu Harian
Cottage cheese merupakan fresh cheese yang tidak melalui proses pematangan seperti cheddar atau parmesan. Keju ini dibuat dari susu yang dikentalkan hingga menghasilkan gumpalan lembut atau curds.
Menurut data nutrisi yang dirangkum Healthline, sekitar 113 gram low-fat cottage cheese mengandung 14 gram protein dan 81 gram kalori. Sebagian besar proteinnya berupa casein, yaitu protein susu yang dicerna lebih lambat. Kandungan protein ini juga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.
Karena itu, cottage cheese cukup mudah ditempatkan dalam menu sehari-hari, terutama bagi yang sedang berusaha memenuhi kebutuhan protein atau menjaga asupan kalori. Namun, keju ini tetap bukan makanan khusus untuk menurunkan berat badan. Pola makan secara keseluruhan tetap menjadi faktor utamanya.
Ada Kaitannya dengan Kecantikan?
Hubungan cottage cheese dengan kecantikan sebenarnya lebih sederhana daripada klaim beauty food yang sering beredar.
Protein dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan. Karena itu, mencukupi kebutuhan protein menjadi salah satu bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan tubuh, termasuk kulit, rambut, dan kuku. Cottage cheese juga menyediakan sejumlah nutrisi seperti vitamin B12, selenium, fosfor, dan kalsium.
Pilihan produknya juga perlu diperhatikan. Kandungan sodium dapat berbeda antarproduk, sementara tidak semua cottage cheese mengandung probiotik. Jika ingin mendapat manfaat dari bakteri baik, perhatikan label dan cari keterangan live and active cultures.
Tetapi, tidak ada alasan untuk menganggap cottage cheese sebagai makanan yang secara langsung membuat kulit lebih glowing atau rambut lebih sehat. Orang dewasa yang sehat adalah yang memenuhi kebutuhan nutrisi terutama melalui pola makan seimbang, bukan mengandalkan satu makanan atau suplemen tertentu.
Yang membuat cottage cheese menarik justru kesederhanaannya. Bisa disantap bersama buah dan madu, dijadikan topping roti, dicampurkan ke telur, atau diblender menjadi saus yang creamy.
Mungkin itu alasan cottage cheese kembali mendapat tempat, bukan karena ia makanan baru, tetapi karena makanan lama ini ternyata cukup mudah mengikuti cara makan hari ini.



