Now Report

Makanan yang Bermanfaat untuk Kecantikan dan Kesehatan

Perawatan kecantikan tidak hanya berkaitan dengan produk yang digunakan dari luar. Makanan sehari-hari juga menyediakan nutrisi yang mendukung kesehatan kulit, rambut, mata, hingga tubuh secara keseluruhan.
Image 01 / 05.

Pola makan seimbang dapat membantu tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjalankan berbagai fungsinya. Beberapa makanan bahkan memiliki manfaat yang berkaitan dengan kesehatan sekaligus penampilan, mulai dari mendukung kesehatan gigi hingga membantu menjaga kondisi kulit.

Dilansir dari EatingWell, ada enam makanan yang memiliki manfaat ganda tersebut. Meski begitu, manfaatnya tetap perlu dipahami sesuai bukti yang tersedia dan tidak dapat menggantikan perawatan kesehatan yang diperlukan.

Buah dan Sayuran untuk Kulit dan Tubuh

Stroberi mengandung polifenol, yaitu senyawa tumbuhan yang memiliki aktivitas antioksidan. Menurut EatingWell, senyawa ini berpotensi membantu menghambat pertumbuhan bakteri yang berperan dalam kerusakan gigi dan penyakit gusi. Stroberi juga mengandung antosianin, pigmen yang dikaitkan dengan kesehatan jantung. Sebuah penelitian yang dibahas dalam artikel tersebut menemukan hubungan antara konsumsi buah beri dan risiko serangan jantung yang lebih rendah pada perempuan muda.

Wortel dikenal sebagai sumber karotenoid, pigmen yang juga ditemukan dalam sayuran berwarna oranye, paprika, dan sayuran hijau. Konsumsi karotenoid dapat memengaruhi rona kulit sehingga tampak lebih keemasan. Wortel juga mengandung luteolin, senyawa flavonoid yang diteliti karena potensinya dalam membantu mengurangi peradangan. Namun, bukti manfaat luteolin untuk fungsi memori dalam artikel tersebut berasal dari penelitian pada hewan, sehingga belum dapat langsung disamakan dengan efek pada manusia.

Teh Hijau dan Kopi untuk Mendukung Kesehatan

Teh hijau mengandung polifenol yang dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut. Senyawa antioksidannya juga diteliti karena berpotensi membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan. Mengonsumsi teh tanpa tambahan gula bisa menjadi salah satu pilihan minuman dalam pola makan sehari-hari.

Sementara itu, kopi mengandung antioksidan yang dikaitkan dengan kesehatan otak. EatingWell juga membahas penelitian observasional yang menemukan hubungan antara konsumsi kopi berkafein dan risiko kanker kulit nonmelanoma yang lebih rendah. Namun, temuan tersebut tidak membuktikan bahwa kopi dapat mencegah kanker kulit. Konsumsi kopi pun tetap perlu disesuaikan dengan toleransi tubuh terhadap kafein.

Tahu dan Salmon untuk Mendukung Fungsi Tubuh

Tahu dan makanan berbahan dasar kedelai lainnya mengandung isoflavon, senyawa yang diteliti karena potensinya dalam membantu mempertahankan kolagen kulit. Penelitian pada hewan menunjukkan hasil yang menjanjikan terkait perlindungan terhadap kerusakan kolagen akibat sinar ultraviolet, tetapi manfaat yang sama belum bisa dipastikan pada manusia. Di sisi lain, protein kedelai juga dapat membantu menurunkan kolesterol LDL atau kolesterol yang kerap disebut sebagai kolesterol jahat.

Salmon mengandung asam lemak omega-3, termasuk DHA, yang merupakan komponen penting sel saraf pada retina. Konsumsi ikan berlemak juga dikaitkan dengan risiko degenerasi makula terkait usia stadium lanjut yang lebih rendah dalam analisis sejumlah penelitian. Selain mendukung kesehatan mata, omega-3 turut berperan dalam fungsi otak dan sistem yang berkaitan dengan suasana hati.

Keenam makanan ini dapat menjadi bagian dari pola makan yang bervariasi dan seimbang. Tidak ada satu makanan yang bisa menjamin kulit lebih cerah atau menghentikan penuaan, tetapi memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh merupakan salah satu cara untuk mendukung kesehatan dari dalam.

The Bespoke Letter

Elevating Everyday Living

A premium, timeless media platform grounded in clinical expertise and woven with high-end lifestyle inspiration.

By subscribing you agree to receive editorial updates from Bespoke Beauty. Unsubscribe anytime.