Kylie Jenner dan Kembalinya Fantasy Bra di Runway Victoria’s Secret 2026

Victoria’s Secret Fashion Show 2026 menghadirkan dua momen yang menarik perhatian, yakni debut Kylie Jenner di runway serta kembalinya Fantasy Bra setelah terakhir kali ditampilkan pada 2018. Digelar di Los Angeles pada 18 Oktober 2026, peragaan busana tahunan ini kembali menghidupkan salah satu tradisi paling dikenal dari Victoria’s Secret.
Kylie tampil mengenakan Fantasy Bra yang dipadukan dengan rok mini transparan bernuansa putih, sepatu hak tinggi transparan, dan sepasang sayap putih berbulu. Rambutnya dibiarkan tergerai, sementara riasan bernuansa lembut melengkapi penampilannya. Di tengah penampilan para model lainnya, detail berlian pada busana yang dikenakannya menjadi salah satu pusat perhatian.
Kembalinya Fantasy Bra turut menghidupkan tradisi yang telah menjadi bagian dari sejarah Victoria’s Secret. Pada 2018, Elsa Hosk menjadi model terakhir yang mengenakan kreasi tersebut di runway melalui desain hasil kolaborasi dengan Swarovski. Setelah delapan tahun, Fantasy Bra akhirnya kembali dengan desain baru dan sosok yang berbeda.
Kemewahan di Balik Berlian 75 Karat
Untuk menghadirkan kembali Fantasy Bra, Victoria’s Secret menggandeng rumah perhiasan Jacob & Co. yang didirikan oleh Jacob Arabo. Desain tahun ini terinspirasi dari koleksi Rare Touch Jewelry, yang mengeksplorasi cara membentuk logam mulia agar dapat mengikuti gerakan tubuh.
Berbeda dari lingerie pada umumnya, Fantasy Bra ini dibuat sepenuhnya dari logam mulia dan batu permata, tanpa material kain. Desainnya dihiasi 4.410 berlian alami, dengan berlian kuning Fancy Vivid berbentuk radiant cut seberat 75,54 karat sebagai pusat perhatian. Berlian-berlian tersebut menggunakan tujuh jenis potongan, termasuk bentuk angel, hati, pir, marquise, oval, radiant, dan round brilliant, untuk menghasilkan pantulan cahaya dari berbagai sudut.
Proses pembuatannya melibatkan 15 perajin yang menghabiskan lebih dari 1.000 jam untuk menyelesaikan desain dengan berat hampir 1,8 kilogram. Tantangannya bukan hanya menyusun ribuan berlian, tetapi juga memastikan struktur logam dapat mengikuti lekuk tubuh dan tetap nyaman dikenakan saat berjalan di runway.
Perpaduan keahlian pembuatan perhiasan dan konstruksi busana tersebut memperlihatkan bahwa Fantasy Bra dirancang lebih dari sekadar aksesori pertunjukan. Setiap detail perlu mempertimbangkan tampilan, pergerakan, dan kenyamanan pemakainya.
Mengapa Kylie Jenner Terpilih?
Selama bertahun-tahun, Fantasy Bra identik dengan sejumlah model ternama, seperti Heidi Klum, Tyra Banks, Adriana Lima, Alessandra Ambrosio, dan Elsa Hosk. Pemilihan Kylie Jenner membawa pendekatan berbeda karena ia lebih dikenal sebagai figur budaya populer sekaligus pengusaha di industri kecantikan.
Adam Selman, Chief Creative Officer Victoria’s Secret, menjelaskan bahwa pengaruh Kylie yang melampaui dunia fashion menjadi salah satu alasan di balik pemilihannya. Menurutnya, Kylie memiliki daya tarik besar dalam budaya populer dan mampu menjangkau audiens dari berbagai latar belakang.

Keputusan tersebut juga mencerminkan cara Victoria’s Secret memadukan tradisi pertunjukannya dengan pengaruh selebritas masa kini. Selain menampilkan koleksi lingerie dan karya para desainer, fashion show ini menjadi panggung hiburan yang menggabungkan fashion, musik, dan figur populer.
Bagi Kylie, penampilan ini menjadi debut pertamanya di runway Victoria’s Secret. Sementara bagi merek tersebut, kembalinya Fantasy Bra menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali salah satu elemen paling ikonis dalam sejarah peragaannya.
Tradisi Fantasy Bra dimulai pada 1996 melalui desain yang dikenakan Claudia Schiffer untuk materi katalog dan kampanye Victoria’s Secret. Kreasi tersebut kemudian berkembang menjadi salah satu penampilan yang paling dinantikan dalam sejarah merek ini, dengan berbagai desain yang menggabungkan lingerie dan perhiasan mewah.
Setelah absen dari runway sejak 2018, Fantasy Bra kembali pada 2026 dengan desain yang menonjolkan keahlian perhiasan Jacob & Co. dan debut Kylie Jenner sebagai pemakainya. Momen ini mempertemukan warisan fashion show Victoria’s Secret dengan pengaruh budaya populer masa kini.



