Gunting Kuku Sebaiknya Tidak Dipakai Bersama

Di rumah, perlengkapan perawatan kuku sering kali disimpan di satu tempat agar mudah ditemukan saat dibutuhkan. Akibatnya, satu gunting kuku bisa digunakan oleh beberapa anggota keluarga secara bergantian. Kebiasaan ini memang praktis, tetapi ada risiko kebersihan yang sering luput diperhatikan.
Dilansir dari Real Simple, berbagi gunting kuku sebaiknya dihindari karena alat tersebut dapat membawa bakteri dan jamur dari satu orang ke orang lain, bahkan ketika kuku terlihat bersih dan sehat.
Terlihat Bersih Belum Tentu Bebas Kuman
Menurut Thea Green, MBE, pendiri Nails.INC, gunting kuku dapat menjadi perantara perpindahan bakteri dan jamur. Mikroorganisme tersebut bisa menempel pada alat ketika digunakan, lalu berpindah ke orang berikutnya.
Mona Gohara, MD, profesor klinis dermatologi di Yale School of Medicine, juga menjelaskan bahwa alat perawatan kuku berpotensi membawa mikroorganisme, termasuk virus penyebab kutil dan bakteri tertentu. Risiko kontaminasi perlu lebih diperhatikan jika penggunaan alat menimbulkan luka kecil di sekitar kuku, karena kuman dapat masuk melalui kulit yang terluka.
Kondisi ini tidak berarti setiap orang yang meminjam gunting kuku pasti mengalami infeksi. Namun, kuku yang terlihat sehat tidak selalu menjamin bahwa alat yang digunakan bebas dari mikroorganisme.
Batasi Kebiasaan Berbagi Alat Manikur
Untuk mengurangi risiko kontaminasi, Green dan Gohara menyarankan setiap orang memiliki gunting kuku pribadi. Alat untuk kuku tangan dan kuku kaki juga sebaiknya dipisahkan karena infeksi jamur lebih sering ditemukan pada kaki.
Jika terpaksa meminjam gunting kuku, pastikan alat dibersihkan dan didisinfeksi dengan benar sebelum digunakan. Meski begitu, langkah ini tidak menjamin risiko penularan sepenuhnya hilang. Karena itu, memiliki alat sendiri tetap menjadi pilihan yang lebih baik.
Kebiasaan serupa juga berlaku untuk perlengkapan manikur lainnya, seperti gunting kutikula, nail nipper, kikir kuku, dan nail buffer. Alat yang dapat melukai kulit atau memiliki permukaan berpori perlu mendapat perhatian khusus karena tidak semuanya mudah dibersihkan secara menyeluruh.
Cara Membersihkan Gunting Kuku
Memiliki gunting kuku pribadi bukan berarti alat tersebut bisa digunakan terus-menerus tanpa dibersihkan. Sisa potongan kuku dan kotoran tetap dapat menempel pada bilah maupun bagian engselnya.
Green dan Gohara menyarankan agar gunting kuku berbahan logam dicuci menggunakan sabun dan air untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Setelah itu, keringkan alat sebelum melakukan disinfeksi. Alkohol isopropil 70% dapat digunakan pada permukaan dan bagian engsel sesuai waktu kontak yang tertera pada petunjuk produk. Biarkan alat mengering sepenuhnya sebelum disimpan.
Jika gunting kuku sudah berkarat, tumpul, rusak, atau sulit dibersihkan, sebaiknya ganti dengan yang baru. Setelah digunakan, simpan alat di tempat yang bersih dan kering agar tidak mudah terkontaminasi kembali.
Perawatan kuku yang baik bukan hanya soal menjaga bentuk dan tampilannya tetap rapi. Kebersihan alat yang digunakan juga penting. Dengan membiasakan diri memakai gunting kuku pribadi dan membersihkannya secara rutin, risiko perpindahan kuman melalui perlengkapan perawatan kuku dapat dikurangi.



