Science vs Soul

Aroma Parfum untuk Mood yang Lebih Baik

Parfum selain sebagai pelengkap penampilan ternyata juga dapat memengaruhi kondisi emosional. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa aroma tertentu berkaitan dengan tingkat stres, rasa nyaman, hingga kepercayaan diri.
Image 01 / 05.

Parfum memiliki cara yang cukup unik dalam memengaruhi perasaan melalui indra penciuman. Saat menghirup aroma tertentu, otak tidak hanya mengenali wanginya, tetapi juga menghubungkannya dengan emosi dan ingatan. Itu sebabnya, aroma tertentu bisa tiba-tiba mengingatkan kita pada seseorang, tempat, atau momen tertentu. 

Dilansir dari Real Simple, beberapa aroma juga dapat memberikan pengaruh positif terhadap perasaan. Meski respons setiap orang terhadap aroma bisa berbeda, memilih notes yang disukai dapat menjadi bagian sederhana dari rutinitas sebelum memulai hari. 

Memberikan Warna pada Suasana Hati 

Citrus seperti lemon, bergamot, dan grapefruit memiliki aroma segar yang sering dikaitkan dengan energi dan perasaan yang lebih positif. Karakter wanginya cocok digunakan saat ingin memberikan kesan segar dan lebih bersemangat. 

Lain lagi dengan sandalwood yang memiliki aroma yang lebih hangat dan lembut. Wanginya sering dikaitkan dengan rasa tenang dan fokus, sehingga cocok saat ingin menciptakan suasana yang lebih tenang dan nyaman. 

Ada pula vanilla yang memiliki aroma manis dan lembut. Wanginya sering dikaitkan dengan rasa nyaman dan suasana yang lebih rileks. Karakter ini juga membuat vanilla banyak digunakan sebagai dasar dalam parfum bergaya gourmand dan sensual. 

Sementara itu, rose atau mawar memiliki aroma floral yang lembut dan elegan. Wanginya juga sering dikaitkan dengan rasa tenang, sementara beberapa penelitian menunjukkan bahwa aroma mawar berpotensi membantu mengurangi respons terhadap stres. 

Ketenangan dalam Aroma Bunga

Lavender sudah lama dikenal dengan wanginya yang menenangkan. Karakternya yang lembut dapat membantu menciptakan rasa rileks, terutama saat pikiran sedang penuh atau tubuh membutuhkan waktu untuk beristirahat.

Sementara itu, jasmine atau melati memiliki karakter floral yang lebih intens dan sensual. Wanginya sering dikaitkan dengan energi, perasaan positif, dan mood yang lebih menyenangkan.

Tidak ada satu aroma yang bisa langsung membuat seseorang lebih percaya diri. Setiap orang juga bisa merespons parfum dengan cara yang berbeda, tergantung pengalaman dan selera masing-masing. Meski begitu, memakai wewangian yang disukai dan membuat nyaman tetap bisa menjadi cara sederhana untuk memulai hari dengan perasaan yang lebih baik.

Tags
The Bespoke Letter

Elevating Everyday Living

A premium, timeless media platform grounded in clinical expertise and woven with high-end lifestyle inspiration.

By subscribing you agree to receive editorial updates from Bespoke Beauty. Unsubscribe anytime.