Ingredient Deep Dives

Melantonin dan Manfaatnya untuk Tidur Nyenyak

Melatonin bukan membuat tubuh tertidur, melainkan memberi sinyal bahwa sudah waktunya beristirahat. Itulah sebabnya, waktu mengonsumsinya sama pentingnya dengan dosis yang digunakan.
Image 01 / 05.

Belakangan ini, melatonin semakin dikenal sebagai suplemen yang dapat membantu mengatasi gangguan tidur. Namun, tidak sedikit orang yang mengira cara kerjanya sama seperti obat tidur.

Faktanya, melatonin tidak membuat seseorang langsung terlelap. Suplemen ini membantu tubuh mengenali kapan waktunya beristirahat sehingga jam biologis dapat kembali selaras. Karena itu, waktu mengonsumsinya menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.

Kenali Cara Kerja Melatonin

Melatonin merupakan hormon yang diproduksi secara alami oleh kelenjar pineal di otak. Saat hari mulai gelap, produksi hormon ini meningkat sebagai sinyal bahwa tubuh perlu bersiap untuk tidur. Proses tersebut membantu mengatur ritme sirkadian, yaitu jam biologis yang mengendalikan siklus tidur dan bangun.

Ketika dikonsumsi dalam bentuk suplemen, melatonin tidak bekerja seperti obat tidur yang membuat seseorang langsung mengantuk. Fungsinya adalah membantu menyelaraskan kembali ritme sirkadian sehingga tubuh lebih mudah memasuki waktu istirahat.

Karena itu, melatonin kerap digunakan untuk membantu mengatasi insomnia sementara, jet lag, atau gangguan pola tidur akibat perubahan jadwal, misalnya pada pekerja shift.

Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsinya?

Secara umum, melatonin dianjurkan diminum sekitar 30-60 menit sebelum tidur. Untuk suplemen jenis slow release, waktu konsumsinya biasanya lebih awal, sekitar 1 hingga 2 jam sebelum tidur, agar tubuh memiliki cukup waktu merespons sinyal tersebut.

Bagi orang yang mengalami jet lag, waktu konsumsi melatonin sebaiknya mengikuti jam tidur di tempat tujuan, bukan di lokasi keberangkatan. Cara ini dapat membantu tubuh menyesuaikan diri lebih cepat dengan perbedaan zona waktu.

Meski dapat membantu memperbaiki pola tidur, melatonin bukan solusi untuk semua gangguan tidur. Pada sebagian orang, suplemen ini dapat menimbulkan efek samping, seperti rasa mengantuk keesokan harinya, pusing, atau mimpi yang terasa lebih nyata. Karena itu, penggunaannya sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan, bila perlu, dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Selain mengandalkan suplemen, kebiasaan tidur yang baik tetap memegang peranan penting. Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur, serta menciptakan suasana kamar yang nyaman dapat membantu tubuh beristirahat dengan lebih optimal.

The Bespoke Letter

Elevating Everyday Living

A premium, timeless media platform grounded in clinical expertise and woven with high-end lifestyle inspiration.

By subscribing you agree to receive editorial updates from Bespoke Beauty. Unsubscribe anytime.