Event Diary

Buttonscarves Hadirkan Eksplorasi Pleats di JFW 2027

Terinspirasi dari keindahan fossil dunes, koleksi Pleats Me memadukan permainan tekstur, siluet, dan Bimu Monogram dalam interpretasi modest fashion yang lebih ekspresif.
Image 01 / 05.

Permainan tekstur menjadi salah satu cara untuk memberikan karakter pada sebuah busana. Lipatan kain, misalnya, dapat menciptakan dimensi dan volume tanpa perlu banyak detail tambahan. Elemen inilah yang menjadi sorotan Buttonscarves melalui koleksi terbarunya, Pleats Me, yang diperkenalkan di Jakarta Fashion Week 2027 pada Jumat, 30 Oktober 2026, di City Hall, Pondok Indah Mall 3.

Koleksi ini mengambil inspirasi dari fossil dunes, bentang alam dengan guratan dan kontur menyerupai pahatan. Bentuk tersebut menjadi titik awal bagi Buttonscarves dalam mengembangkan karakter visual Pleats Me. Keindahan kontur alami itu kemudian diterjemahkan melalui susunan pleats yang menjadi elemen utama koleksi.

Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana inspirasi dari alam dapat diolah menjadi detail busana yang memiliki karakter kuat, tanpa harus bergantung pada ornamen berlebihan.

Permainan Tekstur dalam Beragam Siluet

Pleats menjadi fokus utama dalam keseluruhan rancangan. Buttonscarves menghadirkan variasi lipatan dengan ukuran berbeda untuk menghasilkan tampilan yang tidak monoton. Aksen pleats berukuran halus memberikan tekstur yang lebih subtil dan mudah dikenakan dalam keseharian. Sementara itu, lipatan yang lebih lebar menciptakan volume serta siluet yang lebih ekspresif, sesuai dengan karakter presentasi runway.

Eksplorasi tersebut membuat satu elemen desain dapat menghasilkan kesan yang beragam. Pleats tidak hanya menjadi detail dekoratif, tetapi turut membentuk keseluruhan tampilan busana. Ada rancangan yang terasa lebih sederhana dan fleksibel untuk berbagai kesempatan, sementara lainnya tampil lebih menonjol melalui permainan proporsi.

Dok. Buttonscarves

Selain tekstur, perhatian juga tertuju pada Bimu Monogram yang menjadi salah satu identitas visual khas Buttonscarves. Dalam koleksi ini, motif tersebut diolah melalui berbagai bentuk pleats sehingga tampil dengan karakter berbeda pada setiap rancangan.

Pada beberapa busana, Bimu Monogram menjadi pusat perhatian. Sementara pada desain lainnya, motif tersebut menyatu secara lebih subtil di antara lipatan kain. Pendekatan ini memberikan ruang eksplorasi baru bagi Buttonscarves dalam mengembangkan motif ikoniknya, sekaligus mempertahankan ciri khas yang telah dikenal oleh para penggemarnya.

Mifthahul Jannah, Creative Director Buttonscarves, menjelaskan bahwa kontur fossil dunes memiliki karakter yang dekat dengan pleats. Bentuknya yang menyerupai pahatan alami memberikan inspirasi untuk menciptakan siluet yang bergerak dari tampilan sederhana hingga lebih ekspresif.

Ia juga menyampaikan bahwa Pleats Me mencerminkan arah kreatif yang ingin terus dikembangkan Buttonscarves. Identitas visual brand tidak hanya ditampilkan kembali dalam bentuk yang sama, tetapi dieksplorasi melalui interpretasi desain yang berbeda. Dengan begitu, Bimu Monogram tetap mudah dikenali sekaligus memberi ruang bagi perempuan untuk mengekspresikan personal style melalui modest fashion.

Mengembangkan Identitas Modest Fashion

Melalui Pleats Me, Buttonscarves memperlihatkan bagaimana modest fashion dapat menjadi ruang bagi fungsi dan ekspresi personal untuk berjalan berdampingan. Variasi desain dalam koleksi ini menawarkan pilihan yang dapat disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan pemakainya, mulai dari tampilan yang lebih sederhana hingga busana dengan siluet yang kuat.

Eksplorasi tersebut juga menjadi bagian dari langkah Buttonscarves dalam membangun bahasa desain yang konsisten. Bimu Monogram sebagai salah satu ciri khas brand terus dikembangkan melalui teknik, material, dan bentuk yang berbeda. Upaya ini sekaligus memperlihatkan bahwa identitas sebuah brand dapat dipertahankan tanpa harus membatasi ruang kreativitasnya.

Dok. Buttonscarves

Sebagai brand fashion asal Asia Tenggara, Buttonscarves telah mengembangkan ekosistem ritel dan digital di sejumlah negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Turki. Dengan hampir 60 gerai di berbagai negara tersebut, brand ini terus memperluas jangkauannya di industri modest fashion.

Setelah diperkenalkan di Jakarta Fashion Week 2027, Pleats Me dijadwalkan meluncur pada November 2026. Koleksi ini akan tersedia melalui situs web, aplikasi, serta seluruh gerai Buttonscarves.

The Bespoke Letter

Elevating Everyday Living

A premium, timeless media platform grounded in clinical expertise and woven with high-end lifestyle inspiration.

By subscribing you agree to receive editorial updates from Bespoke Beauty. Unsubscribe anytime.