Signature Scent Buttonscarves Beauty Hadir dengan Tampilan Baru

Wewangian tidak hanya soal aroma yang menempel di kulit. Botol, tutup, hingga cara sebuah parfum dibuka juga menjadi bagian dari pengalaman menikmatinya. Karena itu, perubahan tampilan dapat memberi kesan baru meski isi di dalamnya tetap sama.
Hal tersebut menjadi pendekatan Buttonscarves Beauty saat memperbarui tampilan lini Eau de Parfum yang pertama kali diperkenalkan pada 2021. Setelah lima tahun, lini Eau de Parfum kini memasuki fase baru dengan desain botol dan kemasan yang diperbarui.
Peluncuran desain terbaru ini resmi berlangsung pada 25 September 2026. Seluruh formulanya dipertahankan, termasuk Colmar dan Bilbao yang menjadi favorit.
Tampilan Baru untuk Koleksi yang Sudah Dikenal
Memperbarui tampilan parfum tidak selalu berarti mengubah apa yang ada di dalam botol. Untuk koleksi yang sudah menjadi bagian dari keseharian pemakainya, kemasan baru bisa menjadi cara untuk memberi tampilan yang lebih segar tanpa menghilangkan karakter yang sudah dikenal.
Hal itu yang terlihat pada pembaruan Eau de Parfum ini. Botolnya kini hadir dengan lapisan matte dan monogram timbul di permukaannya. Tutupnya juga mendapat desain baru, dengan logo yang dibuat berlekuk ke dalam, sementara kemasan luarnya dibuat lebih kokoh dan terstruktur.

Meski tampilannya berubah, formulasi seluruh varian tetap dipertahankan. Jadi, pembaruan kali ini memang berfokus pada kemasan, mulai dari bentuk, tekstur, hingga detail kecil yang membuat keseluruhan koleksi terlihat lebih seragam.
Mifthahul Jannah, Creative Director Buttonscarves, menjelaskan bahwa aroma tetap menjadi pertimbangan utama dalam proses tersebut.
“Namun, aroma yang mereka sukai tetap menjadi bagian terpenting sehingga seluruh formulasinya kami pertahankan,” ujarnya.
Dua Ukuran dan Koleksi yang Lebih Lengkap
Pilihan ukuran juga tetap memberi ruang bagi kebiasaan pemakaian yang berbeda. Botol ukuran 85 ml dapat menjadi pilihan untuk disimpan di meja rias dan digunakan sehari-hari, sementara ukuran 40 ml lebih ringkas untuk dibawa bepergian. Meski demikian, tidak semua aroma tersedia dalam kedua ukuran.
Versi 85 ml hadir dalam 12 varian, yakni Colmar, Alexandria, Bilbao, Bora Bora, New York, Yucca Valley, Seville, Florence, Istanbul, Calabria, Capri, dan Venice. Untuk ukuran 40 ml, tersedia delapan varian yang sama, tanpa Istanbul, Calabria, Capri, dan Venice.
Di luar Eau de Parfum, rangkaian wewangian ini juga mencakup Eau de Toilette dan body lotion. Keduanya menawarkan bentuk pemakaian yang berbeda bagi mereka yang ingin memasukkan wewangian ke dalam rutinitas perawatan tubuh, tidak hanya lewat semprotan parfum.
Pilihan tersebut membuat koleksi ini tidak berhenti pada satu bentuk wewangian. Eau de Toilette dapat digunakan saat menginginkan aroma yang lebih ringan, sementara body lotion memberi cara lain untuk menikmati karakter aroma yang sama sebagai bagian dari rutinitas setelah mandi.
Dengan pembaruan ini, perubahan yang paling terlihat memang datang dari luar. Botol dan kemasannya tampil dengan bentuk serta detail baru, sementara aroma yang sudah dikenal tetap dipertahankan. Bagi koleksi yang telah berjalan selama lima tahun, perubahan tersebut menjadi cara untuk membawa tampilan Eau de Parfum ke babak berikutnya tanpa meninggalkan karakter yang membuatnya dikenal.



