Wait or Want

Perbedaan EDT, EDP dan Extrait de Parfum

Label EDT, EDP, dan Extrait de Parfum bukan sekadar istilah pada kemasan parfum. Masing-masing memiliki konsentrat, karakter aroma, dan daya tahan yang berbeda, sehingga penting dipahami sebelum menentukan pilihan.
Image 01 / 05.

Banyak orang memilih parfum hanya berdasarkan aroma yang disukai. Padahal, ada hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan, yaitu jenis konsentrasi parfumnya. Label EDT, EDP, dan Extrait de Parfum menunjukkan seberapa pekat kandungan minyak wangi di dalam sebuah parfum.

Perbedaan konsentrasi tersebut memengaruhi intensitas aroma, ketahanan di kulit, hingga pengalaman saat memakainya. Dengan memahami karakter masing-masing, kamu bisa memilih parfum yang lebih sesuai dengan aktivitas, cuaca, maupun preferensi pribadi.

Supaya tidak salah pilih, yuk kenali perbedaannya! 

EDT (Eau de Toilette)

Eau de Toilette (EDT) dikenal memiliki aroma yang ringan dan segar. Jenis parfum ini umumnya cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari, terutama saat cuaca sedang panas atau ketika menginginkan aroma yang tidak terlalu kuat.

Karena konsentrasi minyak wanginya lebih rendah, aroma EDT biasanya langsung terasa setelah disemprotkan. Namun, daya tahannya cenderung lebih singkat sehingga perlu digunakan kembali setelah beberapa jam.

EDP (Eau de Parfum)

Eau de Parfum (EDP) menjadi salah satu jenis parfum yang paling banyak dipilih karena menawarkan keseimbangan antara intensitas aroma dan daya tahan. Dibandingkan EDT, konsentrasi minyak wanginya lebih tinggi sehingga aromanya terasa lebih kaya dan mampu bertahan lebih lama di kulit.

Karakternya yang tidak terlalu ringan maupun terlalu pekat membuat EDP cocok digunakan dalam berbagai kesempatan, mulai dari bekerja hingga menghadiri acara formal.

Extrait de Parfum

Extrait de Parfum merupakan jenis parfum dengan konsentrasi minyak wangi paling tinggi. Aromanya lebih pekat, lebih kompleks, dan memiliki daya tahan paling lama dibandingkan jenis parfum lainnya.

Meski demikian, aromanya umumnya tidak menyebar terlalu jauh. Wanginya cenderung lebih dekat dengan kulit sehingga memberikan kesan yang elegan dan personal. Karena karakter tersebut, Extrait de Parfum sering dipilih untuk acara spesial atau bagi pencinta parfum dengan aroma yang lebih intens.

Pada dasarnya, tidak ada jenis parfum yang lebih baik dibandingkan yang lain. Setiap konsentrasi memiliki karakter dan keunggulannya masing-masing.

EDT cocok bagi yang menyukai aroma ringan untuk digunakan sehari-hari. EDP menjadi pilihan yang fleksibel karena mampu digunakan di berbagai kesempatan. Sementara itu, Extrait de Parfum menawarkan aroma yang lebih pekat dengan daya tahan yang lebih lama.

Sebelum membeli parfum, tidak ada salahnya memperhatikan label pada kemasan selain mencoba aromanya. Dengan begitu, parfum yang dipilih tidak hanya harum, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan dan aktivitas sehari-hari.

The Bespoke Letter

Elevating Everyday Living

A premium, timeless media platform grounded in clinical expertise and woven with high-end lifestyle inspiration.

By subscribing you agree to receive editorial updates from Bespoke Beauty. Unsubscribe anytime.