Gaya California dan Denim dalam Koleksi GUESS Fall 2026

Gaya musim gugur tidak selalu hadir lewat palet gelap dan siluet yang formal. Denim, jaket kasual, kaus grafis, hingga permainan layering juga bisa menjadi bagian dari tampilan musim ini, terutama ketika gaya Amerika menjadi inspirasinya.
Pendekatan tersebut terlihat dalam koleksi Fall 2026 dari GUESS. Mengambil California sebagai latar sekaligus bagian dari identitasnya, kampanye musim ini membawa suasana perjalanan darat melalui jalanan khas California, pom bensin klasik, dan mobil-mobil vintage. Hyunjin dari Stray Kids menjadi wajah kampanye sekaligus membawa interpretasi personalnya terhadap gaya yang ditawarkan.
Denim dan Gaya California
Hyunjin tampil dalam berbagai potongan yang lekat dengan karakter kasual Amerika, mulai dari set denim dengan efek pigment-washed, denim dalam beragam warna dan siluet, jaket workwear, outerwear berbahan faux leather, hoodie, hingga kaus grafis.

Padu padan denim dengan denim menjadi salah satu tampilan yang menonjol. Sementara itu, lapisan berbahan kulit imitasi memberikan kesan yang lebih kuat tanpa menghilangkan karakter santai dari keseluruhan gaya.
Beberapa tampilan juga menampilkan koleksi GUESS JEANS × The Rolling Stones. Kaus grafis bernuansa rock dipadukan dengan denim, mempertemukan elemen musik dan fashion dalam gaya yang terasa lebih bebas.
Dari Siang hingga Malam
Kampanye ini bergerak dari suasana siang yang terang menuju latar malam yang lebih dramatis. Perubahan tersebut memperlihatkan bagaimana potongan yang sama-sama kasual dapat diterjemahkan ke dalam suasana berbeda, mulai dari tampilan untuk aktivitas sehari-hari hingga gaya yang lebih bold.

Pemandangan jalanan dan mobil vintage semakin memperkuat nuansa road trip khas California. Alih-alih membawa musim gugur ke arah yang terlalu formal, koleksi ini mempertahankan gaya yang santai dan ekspresif melalui denim, leather layers, serta kaus grafis.
Kehadiran Hyunjin turut memberikan dimensi yang lebih kontemporer pada kampanye ini. Gaya personalnya berpindah dari tampilan yang penuh karakter hingga pilihan yang lebih refined, sekaligus memperlihatkan bagaimana estetika klasik Amerika masih dapat diterjemahkan ke dalam gaya generasi saat ini.



